Cardio Health

Tekanan Darah

Monitor kesehatan jantung Anda dengan pencatatan tekanan darah terstruktur.

mmHg
Rendah (60) Krisis (250)
mmHg
Rendah (40) Krisis (150)

Klasifikasi Tekanan Darah

Normal < 120 / < 80
Pre-Hipertensi 120-139 / 80-89
Hipertensi Level 1 140-159 / 90-99

Menunggu Input...

Input nilai Systolic dan Diastolic Anda untuk mendapatkan analisis risiko kardiovaskular.

Log Riwayat Tensi

Daftar rekaman tekanan darah harian Anda.

Belum ada riwayat terekam.

Panduan Lengkap Tekanan Darah

Mengapa Tekanan Darah Harus Stabil?

Tekanan darah adalah kekuatan sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh. Hipertensi (tekanan darah tinggi) sering disebut "The Silent Killer" karena seringkali tidak menunjukkan gejala fisik yang nyata hingga kerusakan jantung atau stroke terjadi.

Memantau tekanan darah secara berkala, terutama di rumah, memberikan gambaran yang lebih akurat daripada hanya satu kali pengukuran di klinik, membantu deteksi dini 'White Coat Hypertension' atau 'Masked Hypertension'.

Memahami Angka Tensi

Systolic (Angka Atas)

Mengukur tekanan di arteri saat jantung berdetak memompa darah. Angka ini cenderung naik seiring bertambahnya usia.

Diastolic (Angka Bawah)

Mengukur tekanan di arteri saat jantung beristirahat di antara detak. Jika terlalu tinggi, jantung tidak mendapat cukup oksigen.

Cara Mencegah Hipertensi

  • Kurangi Natrium

    Batasi konsumsi garam harian di bawah 2.300 mg (sekitar 1 sendok teh).

  • Aerobik Rutin

    Jalan cepat atau berenang 150 menit per minggu dapat menurunkan tensi secara alami.

  • Diet DASH

    Fokus pada sayuran, buah, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak.

Pertanyaan Umum (FAQ)

Kapan waktu terbaik mengukur tekanan darah?

Pagi hari sebelum minum obat atau sarapan, dan malam hari sebelum tidur. Usahakan untuk mengukur pada waktu yang sama setiap hari agar data konsisten. Hindari kopi atau rokok 30 menit sebelum pengukuran.

Apa itu "Hipertensi Jas Putih"?

White Coat Hypertension adalah kondisi di mana tekanan darah Anda naik hanya saat berada di klinik dokter karena kecemasan, tetapi normal saat di rumah. Inilah mengapa monitoring mandiri di rumah sangat direkomendasikan.